One Day Workshop Framework FBE dan Memetakan Fitrah Anak – Ustadz Harry Santosa

Bismillaahirrohmaanirrohiim…

Assalamu’alaykum Warohmatullahi Wabarakaatuh semuaaaaaa…

One Day Workshop Framework FBE dan Memetakan Fitrah Anak

Sesuatu yang tak terbayangkan sebelumnya adalah bisa dimudahkan dalam mencari ilmu dan bertemu banyak guru. Setelah Ibunda Septi Peni Wulandani, sekarang Ustadz Harry Santosa. Saat merasa ada yang salah dalam diri, dan tak dapat merubahnya sendiri, kita memerlukan orang lain untuk membantu merubah lebih baik. Tentu semua itu dengan izin Alloh Subhanahu Wa Ta’ala. Keberuntungan lain adalah bisa bersama Abu Ghaza dalam mencerna ilmunya. Jadi ada teman diskusi dalam merancang kehidupan kedepannya. Terimakasih teruntuk Abu Ghaza yang sudah dengan senang hati ♥

Kali ini, materi yang dipaparkan sangat dasar tentang Framework Fitrah Based Education. Yang menjelaskan bagaimana tahapan tiap usia anak. Di sini pun kami, sebagai orang tua menyadari bahwa bukan hanya fitrah anak yang tumbuh, tapi fitrah orang tua pun ikut tumbuh. Karenanya muncullah kalimat Rise Your Child, Rise Your Self. Bismillah, kita akan tumbuh bersama ya nak.

Saat pemaparan Ustadz Harry, ummi tersadar satu hal, terlalu banyak fitrah yang tak tumbuh, sehingga muncul banyak cacat dalam pengasuhan anak. Iya, kuncinya bersyukur, kembali ke fitrah. Dan itu dilakukan SETIAP HARI! Iya benar, bukan hanya sekali sebulan atau bahkan sekali setahun.

Iklan

KTP Elektronik Ummi

Bismillaahirrohmaanirrohiim…

Beberapa hari lalu, tepatnya hari Sabtu, tanggal 17 November 2018, akhirnya ummi ditemani Ghaza mengurus KTP Elektronik ummi yang tak kunjung jadi langsung ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Tangerang. Dari pagi ummi dan Ghaza sudah datang, karena sekalian jalan bareng abi, abu Ghaza kebetulan mau kursus bahasa Arab. Begitu datang langsung mengisi nomor antrian, ternyata dapat nomor 23. Menunggu cukup lama sampai pukul 08.30. Eh ternyata karena memang loket nya terbagi menjadi beberapa jenis, ada khusus mengurus kartu keluarga, ada yang khusus mengurus KTP, ada yang khusus untuk mengurus akte kelahiran, dan satu loket lagi hanya untuk pengambilan.

Disela-sela menunggu, Ghaza heboh main ke sana ke mari. Maasyaa Alloh, aktif sekali. Dia terkadang mengikuti seorang anak lelaki yang lebih tua darinya. Melihat ikan, berlarian, naik turun tangga, dan bahkan memanjat kursi untuk naik meja loket. Subhanallah anak lanang. Ummi yang sendirian sempat panik, karena takut tak terdengar suara petugas yang memanggil karena memang tidak menggunakan pengeras suara.

Dan saat ummi mendapat giliran, ummi menjelaskan maksud kedatangan ummi, kemudian menyerahkan berkas yang diminta dan selanjutnya diminta menunggu sejenak untuk dilihat datanya dan alasan mengapa KTP Elektronik ummi tak kunjung dicetak. Setelah beberapa menit, nama ummi kembali dipanggil. Dengan petugas yang berbeda. Ummi pun dijelaskan mengapa KTP Elektronik ummi belum dicetak. Ternyata ohhhh ternyata, data ummi ganda. Kejadiannya panjang, intinya KTP Elektronik ummi sempat hilang, terus sempat pindah dan buat KTP baru yang berdampak KTP ganda pada sistem. Dan ummi baru ingat saat datang ke Disdukcapil, karena saat ke kelurahan dan kecamatan, tak pernah disebutkan alasan pastinya kenapa.

Alhamdulillah, ummi diminta untuk melengkapi berkas seperti

  1. Fotokopi ijazah terakhir.
  2. Fotokopi buku nikah yang telah dilegalisir.
  3. Fotokopi akte kelahiran.
  4. Kartu keluarga asli.

Dan tak lupa mengisi formulir yang disediakan plus materai 6000. Alhamdulillah, akan dihubungi kemudian jika telah selesai. Poin lain yang tangkap adalah para petugasnya menerangkan dengan jelas dan ramah. Terimakasih…

Sekian pengalaman ummi dalam mengurus KTP Elektronik, ternyata tak seribet yang ummi pikirkan. Oia, ada yang ketinggalan nii informasinya. Disdukcapil Tangerang Kota juga buka pada hari sabtu juga lho. Dari jam 09.00 – 12.00 WIB. Tips nya, ambil nomor antrian dulu ya dari pagi.

Alhamdulillah, wassalamu’alaykum Warohmatullahi Wabarokaatuh.

Chai’s Play— Keluarga Multimedia #10

Bismillaahirrohmaanirrohiim…

Kali ini, ummi akan bahas aplikasi yang membantu ummi banget saat beraktivitas dengan Ghaza. Yaaaa, walaupun belum konsisten, tapi tak apalah yang penting mencoba. Aplikasi ini bernama Chai’s Play. Ummi mengetahui aplikasi ini dari beberapa teman. Dan alhamdulillah membantu sekali.

#Tantangan10Hari
#HariKe10
#Level12
#KuliahBunSayIIP
#KeluargaMultimedia